Sinergi Pendampingan Dorong Transformasi Kelembagaan Ekonomi Petani
MAMUJU-Tim Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluh) bersama Balai Besar Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat melaksanakan kunjungan monitoring dan pendampingan ke Kelompok Tani Peternak Muda Keren yang berlokasi di Desa Salobarana, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan monitoring perkembangan kelembagaan ekonomi petani sekaligus memberikan pendampingan terhadap berbagai usaha agribisnis yang telah dikembangkan oleh kelompok. Dalam kunjungan tersebut, tim melihat secara langsung berbagai potensi usaha yang dijalankan, di antaranya penerapan teknologi smart farming, pembibitan cabai, peternakan ayam petelur, pembuatan pupuk kompos, serta produksi pakan ternak. Berbagai inovasi yang dikembangkan Kelompok Tani Peternak Muda Keren mendapat apresiasi karena dinilai mampu mendukung peningkatan produktivitas usaha tani dan peternakan serta menjadi contoh pengembangan usaha pertanian terpadu di tingkat kelompok.
Penerapan teknologi dan pemanfaatan sumber daya lokal juga menjadi nilai tambah dalam mendorong pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Kegiatan monitoring dan pendampingan ini dihadiri oleh Direktur Wilayah, Kepala BRMP Sulawesi Barat, Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan SDM Pertanian (BBSDMP), Penyuluh Pertanian CWS Provinsi Sulawesi Barat, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sampaga, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Dalam kesempatan tersebut, tim juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk penguatan kelembagaan kelompok. Salah satu rekomendasi utama adalah pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, publikasi kegiatan, dan pemasaran produk yang dihasilkan kelompok. Melalui pemanfaatan media sosial secara aktif dan konsisten, kelompok tani diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan peluang pemasaran produk.
Selain itu, kelompok juga didorong untuk terus meningkatkan tertib administrasi kelembagaan dan usaha, mulai dari administrasi keanggotaan, pencatatan kegiatan, pembukuan keuangan, hingga dokumentasi usaha kelompok. Administrasi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung profesionalisme kelompok, memudahkan akses terhadap program pemerintah, kemitraan usaha, serta berbagai sumber pembiayaan yang dapat menunjang pengembangan usaha. Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan ini, diharapkan Kelompok Tani Peternak Muda Keren Desa Salobarana semakin berkembang menjadi kelembagaan ekonomi petani yang kuat, mandiri, profesional, dan berdaya saing.
Sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan terus terjalin guna memperkuat pembangunan pertanian dan peternakan yang berkelanjutan di Kecamatan Sampaga dan Sulawesi Barat pada umumnya.(MN)